1174 Kumpulan Peribahasa Indonesia Lengkap Dari A sampai Z ( Bagian Huruf A )

1174 Kumpulan Peribahasa Indonesia Lengkap Dari A sampai Z ( Bagian Huruf A )
Ilustrasi pixabay

1174 Contoh perbihasa lengkap beserta artinya telah saya kumpulkan untuk anda, kehadiran artikel ini diharapkan dapat membantu para pelajar baik SD, SLTP ,S LTA ataupun mahasiswa jurusan pendidikan bahasa dan sastra indonesia.

Guna untuk menambah pengetahuan dari segi kebahasaan khususnya peribahasa indonesia.

Beberapa contoh peribahasa indonesia ini telah saya urutkan sesuai abjad Huruf, berikut contoh kumpulan peribahasa di mulai dari huruf..

A..

Gunakan pencarian cepat di kolom Dengan menekan CTRL+F atau mencari secara manual di bawah ini.

ABANG

1. ADA UANG ABANG DI SAYANG TIDAK ADA UANG ABANG DI TENDANG

Arti : Semata - mata Hanya mau mengeruk keuntungan bagi diri.

 ABU

2. KALAH JADI ABU, MENANG JADI ARANG

Arti : Pertengkaran tak akan menguntungkan pihak mana pun.

3. SEPERTI ABU DI ATAS TANGGUL

Arti : Tidak akan tetap kedudukannya ( jabatannya ). sewaktu - waktu dapat dipecat atau tergeser.

4 TERPEGAN DI ABU HANGAT

Arti : Kecewa, Karena baru saja dimulai, sudah mendapatkan kecelakaan

5. SUDAH JADI ABU ARANG

Arti : Sudah rusak sama sekali.

6. MENGELABUI MATA ORANG ( Mengelabuin )

Arti : Menipu, memperdayakan atau mengakali orang.

7. BERDIANG DI ABU DINGIN

Arti : Tidak mendapatkan apa - apa ( dari saudara, tuan rumah dan sebagainnya )

ABUN 

8. GILA DI ABUN

Arti : Menginginkan seseuatu yang tak mungkin tercapai.

ACAR

9. KAIN DALAM ACAR DIKUTIP, SUCI IA HENDAK KE LONGKANG LAGI.

Arti : Tidak dapat diperbaiki ( Tentang akhlak wanita tuna susila )

ADA

10. ASAL ADA, KECIL PUN PADA

Arti : Kalau tak ada rezeki yang besar, Rezeki yang kecil ( Sedikit ) Pun sudah cukup memadai / mencukupi.

11. KETIKA ADA SAMA DIMAKAN, WAKTU TAK ADA SAMA DITAHAN

Arti : Bersama - sama merasakan kebahagiaan dan bersama - sama pula menanggung penderitaan.

12. KETIKA ADA JANGAN DIMAKAN, SETELAH HABIS MAKA DI MAKAN

Arti : Simpanan uang jangan diboroskan, agar kelak tidak membuat kita jadi susah sendiri ( Berhemat - hemat )

13. ADA UDANG DI BALIK BATU

Arti : Ada maksud / tujuan tertentu yang tak dilahirkan / diceritakan.

14. ADA AIR ADA IKAN

Arti : Di mana kita tinggal disitulah kita mendapat rezeki.

ADAT

15. ADAT TELUK TIMBUNAN KAPAL, ADAT GUNUNG TEPATAN KABUT

Arti : Senantiasa kita bertanya kepada yang punya pengetahuan (ilmu) dan meminta kepada yang punya.

16. ADAT MUDA MENANGGUNG RINDU, ADAT TUA MENAHAN RAGAM

Arti : Anak muda haruslah bersabar jika merindukan atau mendambakan sesuatu, orang tua harus bersabar jika menghadapi kesukaran.

17. ADAT HIDUP TOLONG-MENOLONG, ADAT MATI JENGUK-MENJENGUK

Arti : Hendaklah bergotong-royong ( Bertolong-tolongan ) dalam segala perkara.

18. ADAT SEPANJANG JALAN, CUPAK SEPANJANG BETUNG.

Arti : Sebaiknya bila segala perkara dilakukan harus sesuai adat-istiadat atau kelaziman yang berlaku.

19. ADAT DUNIA BALAS-MEMBALAS, SYARIAT PALU-MEMPALU.

Arti : Yang baik dibalas dengan kebaikan, yang jahat dibalas dengan kejahatan.

20. ADAT RIMBA, SIAPA BERANI DITAATI

Arti : Kebiasaan manusia yang tidak menggunakan akalnya, selalu menggunakan kekuasaan, kekerasaan atau nafsu angkaranya dengan kejahatan.

21. TAHU ADAT

Arti : Mengerti sopan santun.

ADU

22. ADU BUKU TANGAN

Arti : berkelahi

23. ADU LIDAH

Arti : Berdebat, Berbantah

24. ADU TENAGA

Arti : Mempertandingkan tenaga atau kekuatan

25. ADU UNTUNG

Arti : Mencoba-coba peruntungan, adu nasib.

AIR

26. AIR TENANG MENGHANYUTKAN

Arti : Orang yang pendiam biasanya banyak pengetahuannya atau bisa juga berbahaya.

27. BAGAI AIR DAUN TALAS

Arti : Selalu berubah-ubah, tidak tetap pendiriannya.

28. PANDAI BERMINYAK AIR

Arti : Pandai bergaul, pandai mengambil hati.

29. AIR DIMINUM RASA DURI, NASI DIMAKAN RASA SEKAM

Arti : Tidak enak makan dan minum karena terlalu sedih.

30. TAMBAH AIR TAMBAH SAGU

Arti : Tambah pekerjaan tambah upah / penghasilan.

31. SEKALI AIR BESAR, SEKALI TEPIAN BERANJAK

Arti : Setiap ada pergantian penguasa tentu ada pergantian peraturan.

32. BERMAIN AIR BASAH, BERMAIN API LETUP

Arti : Setiap usaha tentu ada resiko, ada suka-dukanya

33. AIR CUCURAN ATAP JATUH KE PELIMBAHAN JUGA.

Arti : Watak orang tua biasanya menurun kepada anak-anaknya.

34. BAGAI MEMANCARKAN AIR KE BUKIT

Arti : Bagai mencari kutu dalam ijuk. Melakukan sesuaty yang sukar dan mustahil akan berhasil.

35. AIR BERIAK TANDA TAK DALAM

Arti : Orang yang besar mulut ( suka omong besar ) biasanya kosong, hanya membual belaka.

36. AIR TENANG MENGHANYUTKAN

Arti : Orang pendiam biasanya banyak ilmunya.

37. AIR BESAR BATU BERSIBAK

Arti : Dalam suatu huru-hara keluarga bercerai-cerai.

38. MEMBASUH MUKA DENGAN AIR LIUR

Arti : Bagai seorang yang memperbaiki kekeliruannya dengan cara yang hanya memperbesar aib serta nodanya.

39. ADA AIR ADA IKAN, ADA PADANG ADA BELALANG, ADA BATANG ADA CENDAWAN TUMBUH

Arti : Dimana kita menetap di situlah ada rezeki.

40. AIR ORANG DI SAUK, RANTING ORANG DIPATAH, DIMANA TANAH DI INJAK DI SITU LANGIT DIJUNJUNG.

Arti : Hendaknya kita selalu mengikuti adat lembaga negeri yang kita tinggali.

41. MENUANGKAN AIR KE LAUT, MENGGARAMI AIR LAUT

Arti : Menolong seorang yang tidak membutuhkan pertolongan.

42. AIR PUN ADA PASANG ADA SURUT. HARI TAK SELAMANYA PANAS

Arti : Bagai roda pedati, sebentar berputar kebawah, sebentar pula ke atas. Nasib orang ( manusia ) tidak selalu tetap, untung dan malang silih berganti.

43. ORANG HAUS DIBERI AIR, ORANG LAPAR DIBERI NASI, ORANG MENGANTUK DI SORONG BANTAL

Arti : Seorang yang butuh pertolongan tiba - tiba memperolehnya.

44. AIR MATA JATUH KE PERUT

Arti : Berduka-cita secara diam-diam.

45. AIR YANG DINGIN JUGA YANG DAPAT MEMADAMKAN API.

Arti : Kata-kata yang lemah lembut dapat meredakan kemarahan.

46. BUKAN AIR MUARA YANG DI TIMBA, SUDAH DISAUK DARI HULUNYA.

Arti : Kabar yang diperoleh dari sumbernya.

47. SEPERTI AIR PEMBASUH KAKI

Arti : Penghargaan yang tak sepadan.

48. AIR JERNIH IKANNYA JINAK.

Arti : Negeri yang aman, penduduknya hidup makmur sentosa.

49. MENJILAT AIR LUDAH (LIUR)

Arti : Yang sudah dicela dipuji kembali.

50. MENEPUK AIR DI DULANG TEPERCIK MUKA SENDIRI.

Arti : Orang yang membuka aib atau rahasia keluarga atau temannya, sama dengan menjelekkan dirinya sendiri.

51. SEPERTI AIR DALAM KOLAM

Arti : Seorang yang bersikap tenang dan tertib tingkah lakunya.

52. BAGAI AIR TITIK KE BATU

Arti : Menasihati orang yang bodoh amat sukar.

53. TAK AIR HUJAN DITAMPUNG

Arti : Usaha untuk mencapai suatu maksud. Ditempuh dengan jalan apa pun, Meskipun harta menjadi taruhannya.

54. RASA AIR KE AIR, RASA MINYAK KE MINYAK

Arti : Masing-masing pulang ke kampong halaman atau kegolongannya sendiri-sendiri

55. DARI TELAGA YANG JERNIH, TAKKAN MENGALIR AIR YANG KERUH

Arti : Anak keturunan orang baik-baik tidak mungkin menjadi jahat.

56. SAMBIL MENYELAM MINUM AIR

Arti : Mengerjakan suatu pekerjaan sekaligus mengerjakan yang lain.

AJAL

57. SEBELUM AJAL BERPANTANG MATI

Arti : Sebelum tiba saatnya panggilan dari yang maha kuasa tiadalah mungkin mati.

AJAR

58. BERGURU KEPALANG AJAR, BAGAI BUNGA KEMBANG TAK JADI

Arti : Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jangan kepalang tanggung

AKAL

59. LUBUK AKAL TEPIAN ILMU

Arti : Orang cerdik cendekiawan tempat meminta nasihat/tempat bertanya.

60. AKAL TAK SEKALI DATANG, RUNDING TAK SEKALI TIBA

Arti : Taka da suatu usaha yang adatang sempurna, Senantiasa berjalan berangsur-angsur, perlahan-lahan

61. AKALNYA PANJANG

Arti : Dapat berpikir baik, cerdik, pandai mencari akal.

62. AKAL AKAR BERPULAS TAK PATAH

Arti : Orang yang pandai tak kalah dalam perbantahan.

63. CERDIK TIDAK BERAKAL

Arti : Pandai tetapi belum berbudi.

AKAR

64. BERGANTUNG PADA AKAR LAPUK

Arti : Berharapkan pada orang yang tak berkuasa.

65. JIKA TIADA ROTAN AKAR PUN BERGUNA ( JADI )

Arti : Jika terpaksa, barang yang kurang baik pun boleh dipakai juga.

66. KALAU PANDAI MENCENGANG AKAR, MATI LALU KE PUNCAKNYA

Arti : Kalau bisa menaklukkan pemukanya, pengikutnya pasti tak berdaya lagi.

67. TELAH BERURAT BERAKAR

Arti : Sudah menjadi kebiasaan yang tak mungkin bisa di ubah lagi.

68. MENCABUT HARUS DENGAN AKAR-AKARNYA

Arti : Memberantas kejahatan hendaklah sampai tuntas.

AKU

69. ADA AKU DIPANDANG HADAP, TIADA AKU DIPANDANG BELAKANG

Arti : Jika berhadapan bermanis mulut, tapi dibelakang buruk perkataannya.

ALAH

70. ALAH BISA KARENA BIASA

Arti : Segala kesukaran takkan terasa lagi karena sudah terbiasa

71. ALAH MEMBELI MENANG MEMAKAI

Arti : Barang yang baik memang mahal harganya, tetapi dapat lama dipakainnya.

ALANG

72. ALANG BERJAWAB, TEPUK TERBATAS

Arti : Kebaikan dibalas dengan kebaikan, kejahatan dibals dengan kejahatan

ALAS

73. MENJADI ALAS BUBUR

Arti : Kita yang menanggung segala akibat buruknya

ALIM

74. BERJAWAN DENGAN ORANG ALIM MENJADI ALIM, BERKAWAN DENGAN PENCURI MENJADI PENCURI

Arti : Dalam memilih kawan pilihlah kawan yang baik, jangan pilih kawan yang jahat.

75. TIDUR ORANG ALIM LEBIH BAIK DARI PADA PUASA ORANG YANG JAHIL (BODOH)

Arti : Tidurnya orang alim dengan kebaikan juga, dan puasanya orang fasiq dengan kejahilannya juga.

ALU

76. BAGAI GUNA-GUNA ALU, SESUDAH MENUMBUK DICAMPAKKAN

Arti : Dipakai, dihargai sewaktu masih ada gunanya, setelag tiada gunanya dibuang.

77. SEPERTI ALAT PENCUNGKIL DURI

Arti : Sesuatu yang tak mungkin dilakukan/mengerjakan sesuatu pekerjaan yang sia-sia hasilnya.

78. ALU PATAH LESUNG HILANG

Arti : Dirundung malang tiada putus-putusnya

AMAL

79. YANG DI AMALKAN SUDAH PECAH, YANG DIMAKSUD SUDAH SAMPAI

Arti : Segala yabg dimaksud sudah tercapai.

ANAK

80. ANAK DIPANGKU DILEPASKAN, BERUK DI RIMBA DISUSUI ( DISUSUKAN )

Arti : Selalu memikirkan, mengurus perkara orang lain.

81. BAGAI MENGGANTUNG ANAK AYAM

Arti : Melakukan pekerjaan yang tak mungkin dilakukan atau pekerjaan yang sia-sia belaka.

82. ANAK BAIK MENANTU MOLEK

Arti : Senantiasa mendapat keuntungan.

83. KASIH AKAN ANAK TANGAN-TANGANKAN, KASIH AKAN BINI TINGGAL-TINGGALKAN

Arti : Jika sayang akan anak harus dimarahi jika ia bersalah.

84. BELUM BERANAK SUDAH DITIMANG

Arti : Beranggapan sudah menguasai sesuatu, namun syarat-syaratnya belum terpenuhi

85. KECIL-KECIL ANAK, KALAU SUDAH BESAR MENJADI ONAK

Arti : Tingkah laku anak menyenangkan sewaktu masih kecil, tapi jika sudah dewasa menyusahkan orang tuanya.

86. ANAK DIPANGKU, KEMENAKAN DIBIMBING, ORANG KAMPUNG DIPERTENGGANGKAN.

Arti : Hendaklah segala sesuatu sebelumnya ditimbang masak-masak sebelum dilakukan, sehingga semua merasa puas.

87. ANAK PANAH YANG SUDAH TERLEPAS DARI BUSURNYA

Arti : Setiap rahasia harus dijaga betul-betul,jika telah dibocorkan tak dapat ditutup lagi.

88. PANDANG ANAK, PANDANG MENANTU

Arti : Mencari menantu harus sepadan.

89. RUSAK ANAK KARENA MENANTU

Arti : Menantu yang tak tahu diuntung.

ANGAN-ANGAN

90.ANGAN-ANGAN MENGIKAT TUBUH.

Arti : Berpikir yang bukan-bukan kesudahannya membuat susah ( celaka ) diri sendiri.

91. ANGAN-ANGAN MENERAWANG LANGIT

Arti : Mengkhayalkan sesuatu yang mustahil, yang tak mungkin bisa terjadi.

92. ANGAN LALU PAHAM TERTUMBUK

Arti : Amat banyak yang hendak diusahakan, tapi modal tak mengizinkan atau bercita-cita, tetapi tak pernah dilaksanakan.

ANGIN 

93. ANGIN BERPUTAR, OMBAK TERSAMBUNG.

Arti : Sangat sulit tentang suatu perkara.

94. KE MANA ANGIN YANG DERAS, KESITU CONDONGNYA

Arti : Tidak teguh pendiriannya.

95. ANGIN TAK DAPAT DITANGKAP, ASAP TAK DAPAT DIGENGGAM

Arti : Hal-hak yang teranat ganjil tak mungkin dapat dirahasiakan.

96. KALAU TIDAK ADA ANGIN BERTIUP, TAKKAN POKOK BERGOYANG.

Arti : Segala sesuatu yang terjadi tentulah ada sebab-sebabnya.

97. IA BERKEPALA ANGIN

Arti : Ia tak berpengetahuan, keras kepala bodoh, bodo amat.

98. KABAR ANGIN

Arti : Kabar yang kurang jelas, tidak menentu.

99. MAKAN ANGIN.

Arti : Menghirup udara segar demi menyehatkan badan.

100. MASUK ANGIN

Arti : Sakit karena kemasukan angin.

101. ADA ANGIN BAIK

Arti : Ada harapan baik.

102. DIBERI ANGIN

Arti : Diberi harapan

ANJING

103. ANJING DITEPUK MENJUNGKIT EKORNYA

Arti : Orang hina, bodoh, miskin kalau mendapat kemuliaan biasanya menjadi congkak.

104. SEPERTI ANJING DENGAN KUCING.

Arti : Selalu bermusuhan, bercekcok kalau berdekatan.

105. SEPERTI ANJING BEREBUT TULANG

Arti : Orang yang tamak suka memperebutkan harta orang lain.

106. SEPERTI ANJING KEPALA BUSUK

Arti : Seorang yang diketahui akan kejahatannya, ke mana ia pergi selalu dihinakan orang.

107. SEPERTI ANJING MENGGONGGONG TULANG

Arti : Orang yang bersusah-payah untuk memperoleh harta orang lain.

108. ANJING GALAK BABI BERANI

Arti : Sama-sama berani.

109. SERIBU EKOR ANJING MENYALAK, GUNUNG BOLEHKAH RUNTUH ?

Arti : Perkataan orang-orang kecil tidak akan mempengaruhi orang besar.

110. ANJING MENYALAK TIDAK MENGGIGIT

Arti : Ancaman yang tidak berbahaya.

ANGKUH

111. ANGKUH TERBAWA, TAMPAN TERTINGGAL

Arti : Baik rupanya, tetapi tidak baik sikapnya. Olok-olok kepada orang yang pesolek

ANGUS

112. ANGUS TIADA BERAPI, KARAM TIADA BERAIR

Arti : Susah sekali, karena tertimpa musibah tiada putus-putusnya.

ANJUNG 

113. SUDAH DIANJUNG, DIANTAKKAN ( DIHEMPASKAN )

Arti : Sudah di angkat tinggi-tinggi, lalu dilontarkan, dihinakan.

ANTAH 

114. TIADA BERPISAH ANTAH DAN BERAS

Arti : Tiada tentu mana lawan, mana kawan.

ANTAN 

115. ANTAN PATAH LESUNG HILANG

Arti : Dilanda musibah tiada putus-putusnya

ANTUK

116. SUDAH TERANTUK BARU TENGADAH

Arti : Baru teringat, tersadar, sesudah merugi, menderita kecelakaan.

API 

117. API PADAAM PUNTUNG BERASAP

Arti : Perkara yang sudah putus, tetapi timbul kembali.

118. MELETAKKAN API DIHUBUNGAN

Arti : Sengaja mencari bahaya.

119. BAGAI API DENGAN ASAP

Arti : Sesuatu yang tak mungkin dapat dipisahkan.

120. KALAU TAK ADA API MASAKAN ADA ASAP

Arti : Sesuatu hal terjadi tentu ada sebabnya.

121. SEMANGATNYA BERAPI-API

Arti : Kehendaknya meluap-luap dan menyala-nyala.

122. SERUPA API MAKAN ILALANG KERING, TIADA DAPAT DIPADAMKAN LAGI

Arti : Orang yang lemah tak berdaya menahan, menolak bencana yang menimpanya.

123. MATANYA BERAPI-API

Arti : Matanya merah menyala ( marah )

APUNG 

124. TERAPUNG TAK HANYUT, TENGGELAM TAK BASAH

Arti : Belum tentu bagaimana kesudahannya suatu perkara.

125. TERAPUNG SAMA HANYUT, TENGGELAM TAK BASAH

Arti : Sehidup semati, Sehina, semalu, sepenanggungan dalam persahabatan.

ARANG

126. MENCORENG ARANG DIMUKA

Arti : Membuat malu

127. ARANG HABIS BESI BINASA, PEKERJA PENAT SAJA

Arti : Jerih payah yang tak membawa hasil apapun, hanya mendapatkan kerugian belaka.

128. TERPIJAK ARANG HITAM TAMPAK

Arti : Barangsiapa yang berbuat jahat pasti mendapat hukuman.

ASAM

129. GARAN DILAUT, ASAM DI GUNUNG, BERTEMU DALAM BELANGA JUGA

Arti : Laki-laki dan perempuan kalau jodoh, bertemu juga akhirnya.

ASAP

130. MENGGANTANG ASAP, MENGUKIR LANGIT

Arti : Mengerjakan sesuatu yang sia-sia.

131. TUNGKUNYA TAK BERASAP

Arti : Menggambarkan kemiskinan seseorang, sehingga tak mampu memasak.

ATAS

132. JANGAN MELIHAT KE ATAS, MELIHAT KE BAWAH

Arti : Jangan memperbandingkan diri dengan orang yang di atas, orang kaya atau orang yang lebih tinggi kedudukan atau derajatnya, tapi perhatikanlah orang yang lebih sengsara dan lebih menderita keadaannya dari kita.

AUR 

133. BAGAI AUR DENGAN TEBING

Arti : Persahabatan yang sangat akrab, laki-bini sangat berkasih-kasihan.

134. SEPERTI AUR DITARIK SUNGSANG

Arti : Menyelasaikan pekerjaan yang sukar sekali.

135. AUR DITANAM BETUNG TUMBUH

Arti : Mendapat untung atau laba berlimpahan.

AWAK

136. AWAK SAKIT DAGING MENIMBUN

Arti : Seseorang yang selalu berkeluh kesah sebab kekurangan, padahal hartanya cukup banyak, berlebihan.

137. AWAK YANG PAYAH MEMBELAH RUYUNG, ORANG LAIN YANG MENDAPAT SAGUNYA

Arti : Kita yang berpayah-payah, tetapi orang lain yang mendapat untungnya.

AWAL

138. AWAL DIINGAT, AKHIR TIDAK

Tidak mau menimbang baik-buruk suatu perkara.

AYAM

139. AYAM PUTIH TERBANG SIANG

Arti : Suatu perkara yang sudah jelas gamblang dan nyata diketahui oleh khalayak ramai.

140. AYAM HITAM TERBANG MALAM

Atri : Suatu rahasia kejahatan yang belum terbongkar / sukar ketahuan.

141. AYAM BERTELUR DI ATAS PADI MATI KELAPARAN

142. SEPERTI AYAM PULANG KE LESUNG

Arti : Kembali ke tempat asal yang disenangi.

143. SEPERTI ANAK AYAM KEHILANGAN INDUK

Arti : Merasa susah karena kehilangan pemimpinnya.

144. MENERKA AYAM DI DALAM TELUR

Arti : Menentukan sesuatu yang mustahil dapat ditentukan.

145. SEPERTI AYAM BETINA

Arti : Laki-laki yang berwatak pengecut.

146. AYAM BERKOKOK, HARI SUDAH SIANG

Arti : Sudah terdapat tanda yang pasti.

147. AYAM BERTEKUR SEBUTIR RIBUT SELURUH NEGERI, PENYU BERTELUR BERIBU-BERIBU SEORANG PUN TAK TAHU

Arti : Kekayaan yang cuma sedikit terlalu diributkan dan dibanggakan.

148. SEPERTI MUSANG BERBULU AYAM

Arti : Pura pura berlaku baik, berlaku sopan santun, tapi dibaliknya ada maksud jahat dan siap menerkam mangsanya.

149. AYAM DITAMBAT DISAMBAR ELANG

Arti : Mengharapkan mendapat untung, tetapi kerugian yang diperolehnya.

AYUN

150. BELUM DI AYUB SUDAH TERATUNG

Arti : Baru hendak melakukan sesuatu sudah mendapat halangan.


Selanjutnya Adalah Pribahasa Indonesia Bagian Huruf B Baca Disini

0 Response to "1174 Kumpulan Peribahasa Indonesia Lengkap Dari A sampai Z ( Bagian Huruf A )"

Post a Comment

Komentar yang relevan dan tidak mengandung amarah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel